Lagu-lagu Penggugah Masa

Terinspirasi blognya Eddy Satriya, saya tertarik utk mendokumentasikan lagu2 era 70-80-90, yang membentuk karakter musik saya sekarang. Semoga ini bisa menjadi awal yang baik untuk memanajemeni ingatan saya tentang masa lalu yang indah… :-)

Yang pertama, saya persilakan Andi Meriem Matalatta dengan “Lenggak lenggok Jakarta” …. (tepuk tangaaan…)

Synergy, software sharing keyboard dan mouse utk 2 komputer atau lebih

Di kantor, saya mengendalikan cukup banyak komputer/server, sehingga sekeliling saya bertebaran banyak monitor, keyboard dan mouse untuk mengendalikan mereka satu persatu. Untuk menyederhanakan, saya pakai hardware KVM (keyboard/video/mouse) merk Aten sehingga monitor bisa dikurangi hingga 2 saja. Satu untuk Win7 saya, yang lain untuk server2. Tapi keterbatasan KVM tersebut adalah ia hanya punya 4 pasang port PS2 utk keyboard/mouse. Sedangkan beberapa server saya yg terbaru hanya punya port USB, dan jumlahnya lebih dr 4. Karenanya sedikitnya saya membutuhkan 3 set keyboard/mouse di meja kerja saya. Wah, penuh banget !

Ketika surfing di suatu website penyedia software gratis ( www.sourceforge.net ), saya menemukan software Synergy, yang website resminya ada di www.synergy-foss.org. Software ini berfungsi mendayagunakan keyboard dan mouse kita, sehingga kita hanya perlu 1 keyboard dan 1 mouse untuk 2 monitor atau lebih. Lho, kenapa harus dua ? Kenapa nggak pakai Remote Desktop saja ? Untuk kasus saya, penggunaan Remote Desktop menghabiskan space Desktop saya. Adalah lebih baik kalau 2 pekerjaan bisa diletakkan di 2 monitor. Kebetulan meja kerja saya dapat menampung beberapa monitor. Dan kalau cursor mouse bisa “loncat” dari monitor satu ke monitor lain, khan lebih keren dan kesannya “hi-tech” gitu lho… :)

Maka jadilah saya install Synergy di semua komputer yang mau saya kelola. Lalu tibalah giliran setting server dan client. Tidak semulus yang saya kira. Membutuhkan berjam-jam untuk mempelajari dan mempraktekkan apa2 yang tertulis di pedoman penggunaannya. Untunglah, usaha itu tidak sia2, karena pada akhirnya saya bisa “pindah-pindah” dari monitor satu ke monitor lain, dari OS Win7 ke Ubuntu, hanya dengan 1 keyboard dan 1 mouse. Meja saya jadi lebih bersih dengan berkurangnya 2 set keyboard/mouse. Canggih, euy !!!

Ada Hadiah dari Etovi Dot Com ?

Etovi dot com ? Itulah yang saya dengar dari radio beberapa hari terakhir ini. Sebagai praktisi internet, saya tidak pernah mendengar nama ini. Anda pasti juga, khan ?! Penasaran, saya mencoba menyimak dengan baik2 isi iklannya. Lhadalah, ternyata itu iklan OVI.COM, salah satu anak perusahaan NOKIA yang menyediakan fasilitas email buat pengguna HP Nokia, tapi sekarang juga membuka kesempatan buat pengguna HP merk lain.
Kenapa Etovi ? Selidik punya selidik, ternyata itu adalah pelafalan dari @ovi.com.
Saya pikir ini adalah kelalaian dari Nokia atau biro iklannya, yang tidak memikirkan kemungkinan kesalahpahaman akibat pelafalan di radio.
Adalah lebih baik kalau cuma disebutkan OVI.COM saja, dan semua orang langsung tahu.
Tapi kalau dibaca et-ovi-dot-kom ??

Ternyata, Internet Kalah Cepat dari Merpati Pos

Ini kisah nyata di Afrika Selatan.

http://www.inilah.com/berita/teknologi/2009/09/15/156056/internet-kalah-cepat-dari-merpati-pos/

INILAH.COM,Jakarta- Internet tidak selamanya mengalahkan teknologi kuno. Pekan ini sebuah call-center di Afrika Selatan yang frustrasi, membuktikan merpati lebih cepat dari internet.

Call center itu memutuskan untuk menggunakan burung merpati pos bernama Winston untuk mentransfer data sebesar 4GB dari satu kantor ke kantor lainnya yang berjarak 50 mil, karena koneksi internet yang lambat.

Di saat yang bersamaan, seorang petugas komputer menekan tombolnya untuk mengirim data lewat internet. Wisnton si merpati ternyata menang dengan jeda waktu sangat lama.

“Winston tiba setelah dua jam, enam menit, dan 57 detik,” kata Kevin Rolfe, Kepala Departemen Teknologi Informasi di Grup Unlimited, sebuah call-center yang berpusat di Durban.

Sementara untuk transfer data melalui internet baru menyalurkan 100MB atau sekitar 4 persen dari total data keseluruhan.

Afrika merupakan wilayah yang membayar harga tinggi untuk koneksi internet yang paling tidak dapat diandalkan di dunia.[ito]

Catatan : Di Jakarta juga gitu khok :-)
Seorang karyawan EDP terpaksa menggunakan jasa kurir utk mengantarkan data sebesar 100 MB ke rekannya di kota yang sama, karena kapasitas pengiriman data di tempatnya cuma max. 64kbps.

Kapasitas maksimum Microsoft Outlook

Ini keterangan langsung dari Microsoft :

The total file size of a .pst cannot exceed 2 gigabytes (GB).
Source :

http://support.microsoft.com/kb/197752/en-us

Jadi kalo ada orang di luar sana mau minta tambah kapasitas Outlook, biar dia bisa terima dan kirim email sesukanya dan selama-lamanya, minta aja ke Bill Gates ! Jangan ke saya !

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.